5 Akibat jika Salah Memilih Pasangan

 

Assalamualaikum wr wb

Bagaimana sehat ya, masih sanggup ya menjani hidup. Kuat-kuatkan jangan sampe melakukan  hal-hal negatif atau merugikan diri sendiri. 

Yang belum tahu saya, saya tesa alex suhendra, orang biasa yang selalu mencoba menjadi lebih baik.

Siapa sih yang siap hidup sendirian terus, memang ada sebagian orang yang bahkan memutuskan untuk sendiri terus sebagai contoh alasanya ingin menjaga orang tuanya kerena kalau mempunyai pasangan nanti perhatian dan kasih sayangnya akan terbagi, itu ada kok orang dilingkungan sekiran saya. 

Namun pada umumnya dan bahkan anjurannya kita diwajibkan untuk menikah atau mempunyai pasangan dan memilih pasangan yang tepat yang dapat saling menerima kelebihan dan segala kekurangan kita.

Nah sebelum lanjut ke pembahasan saya ingatkan kembali untuk subscribe dan nyalakan tombol loncengnya, untuk mendukung channel ini agar selalu memberikan informasi yang baru dan agar tidak tinggalan video terbaru saya. Oh yah jangan lupa juga tombol like dan komentarnya bila ada saran masukan buat saya dan share bila video ini bermanfaat.

Nah bicara soal pasangan, kita dituntut dalam memilih pasangan hidup yang terbaik untuk kita dan pasangan, kita tidak bisa asal-asalan dalam memilih. 

Ketika memilih pasangan hidup yang tidak tepat itulah awal muda perjalan ketidakbahagiaan dan bisa merusak seluruh hidup kita dan rencana kita kedepannya. Kita pasti pernah melihat contoh orang-orang yang menyesali keputusan mereka memilih pasangan yang salah, ntah saat masih berpacaran atau bahkan ketika sudah menikah. Yang ketika menjalani hubungan emosi, tingkah laku, dan kebiasaan yang tidak terkontrol akhirnya merugikan pasangan baik secara fisik dan psikis.

Pasti kita sebagian sudah menyadari atau mungkin malah penasaran, kira-kira hal buruk apa yang bisa terjadi ya,,, jika kita nekat bertahan dengan pasangan yang setelah menjalani hubungan tidak ada saling mengerti, memahami, mendukung, atau hal negatif lainnya yang tidak seharusnya terjadi? 

Nah, ini beberpa akibatnya yang mungkin akan kita alami saat pasangan kita tak sepatutnya menjadi pasangan kekasih. Jadi ada 5 poin yang saya akan jelaskan

1. Sulit mendapatkan ketenangan

Tak sedikit orang yang bertahan dengan pasangan yang terlalu banyak membuat kesalahan, karena mungkin sudah ada komitmen dalam ikatan sebuah hubungan sebelumnya. Kita berharap dan mengusahakan untuk pasangan kita berubah dan menjadi lebih baik. Namun sayangnya, angan-angan dan rencana kita justru akan banyak menguras energi, emosi, dan membuat kita jadi stres. Ya bisa dibilang sudah tidak sanggup dan tidak sabar lagi.

Hubungan yang baik seharusnya bisa saling menghargai, memahami satu sama lain. Namun, jika salah satunya tidak memiliki usaha untuk memperjuangkan dan menghargai yang lain, akan sulit membuat hubungan tersebut berjalan baik. Bukannya saling kasih mengasihi malah saling misoh memisoi atau malah ajang adu pukul heheheehhee

2. Banyak waktu terbuang percuma

Jelaslah bila kita bersama orang yang tidak bisa menjalin hubungan dengan baik artinya kita telah menyia-nyiakan setiap hari dalam hidup kita.

Bayangkan ajah, setiap harinya yang harusnya bisa kita gunakan untuk quality time bersama orang yang baik dan peduliyang sayang, malah kita sia-siakan untuk orang yang tidak bisa menjaga keharmonisan dalam sebuah hubungan.

Jadi, Tidak ada alasan lagi yang tepat untuk tetap bersama dengan pasangan yang ya lebih banyak membawa masalah terus. Jika kita masih sayang dengan diri kita sendiri, jangan sia-siakan waktu dan gunakan untuk hal yang lebih bermanfaat. Dari pada terus bertahan yang hanya membuat diri kita tersiksa. Ya kan males ya bila seperti itu itu terus konsepnya hahaha

3. Sering merasa kesepian

Umumnya, kita semua beranggapan bahwa mereka yang masih sendiri adalah yang rentan merasa kesepian. Namun, menjalin hubungan dengan pasangan yang tidak baik, itu juga bisa membuat kita merasa kesepian.

Merasa kesepian bahkan dengan pasangan adalah hal yang buruk bagi kesehatan mental maupun fisik. Jika merasa sebuah hubungan justru membuat kesehatan kita selalu terganggu, kita harus bisa mengira-ngira apakah hubungan ini akan tetap dipertahan dengan risiko negatif itu atau kita memutuskan untuk mengakhirinya.

4. Sering bertengkar

Selisih pendapat dan pertengkaran adalah hal yang umum dari setiap hubungan. Namun, ketika memilih pasangan yang tidak baik bisa membuat kita dan pasangan terus berdebat tentang segalanya. Tidak harus permasalahan besar hal kecil saja seperti salah naruh handuk ketika habis mandi itu bisa menjadi sebab bertengkar, bahkan pertengkaran bisa menjadi aktivitas yang rutin dilakukan. 

Jika merasa ada banyak konflik yang tidak ada penyelesaian dengan baik yang harusnya bisa diselesiakan dan hadapi bersama, itu semakin besar kemungkinan kita dan pasangan sebenarnya sangat tidak cocok.

5. Komunikasi yang kurang

Hubungan yang baik dimulai atas dasar percakapan membahas hal yang sederhana bahkan bercanda bersama. Tidak masalah jika kita dan pasangan tidak memiliki kesamaan. Jika kita dan pasangan saling mencintai, ada saja usaha akan dilakukan bersama untuk bisa mencairkan suasana dan menemukan topik untuk berbicara tanpa rasa bosan.

Oleh karena itu, jika kita dan pasangan tidak banyak bicara atau sama sekali tidak tertarik untuk berbicara, ini bisa jadi pertanda bahwa telah kehilangan minat dan tidak ada rasa ketertarikan satu sama lain. Tentu ini sudah jadi masalah besar yang tidak bisa dianggap remeh lagi. Ya bisa saya contohkan kalau memang tertarik dengan bakso akan cepat langsung dimakan bahkan sanagt antusias saat memakannya bila tidak tertatarik dengan bakso ya pasti tidak mau makan dong, begitu juga halnya dengan pasangan.


Nah itulah 5 poin kerugian bila kita tetap ingin bersama pasangan yang tidak baik atau tidak tepat.

Saran saja ini, kita harus selalu bahkan mencoba untuk menjadi yang terbaik untuk pasangan. Bila kita sudah mempunyai niat yang sama untuk membahagiakan pasangan pasti tidak akan ada yang terluka. Dan pastinya hubungan yang harmonis yang menyenangkan dan saling menguntungkan itu kan terwujud. 

Jadi dari sekarang kalau sudah nemu target mana yang mau dibahagiakan berikan dan taburkan niat baik kepada target itu. Ya kalau memang niatnya baik sama-sama enggak usah lagi kebanyakan drama, jaim, sok-sokan jual mahal, sok-sok cuek, padahal ya mau juga.

Intinya sih kalau memang niatnya tidak mau bersama langgung saja katakan tidak. Agar bisa langsung cari yang lain.

Ya kurang lebihnya seperti itulah pembahasan kali, semoga bermanfaat, buat saya pribadi dan teman-teman yang sudah menonton. Jangan lupa kalau memang informasi ini bisa bermanfaat untuk orang banyak bisa langgsung di bagikan ke teman-teman yang lainnya.

Mungkin itu saja, kurang dan lebihnya saya mohon maaf saya akhiri wabilahi toufik walhidayah, wassalamualaikum warahmatullahi wabarrokatu. Suksess selalu bersama ya jum.



 



0 comments: